03 September 2022

MELAWAN KEBIASAAN

 

Paradoks menguji kebiasaan, tiada lagi 
lazimnya petak diri akur di acuan. Wajar berani
keluar. Pecahkan saja konkrit yang tua
membesar dalam kepala.
 
Dengan gerak sedikit keras, tanpanya, 
ketakutan itu musuh yang bersalut, ialah
lumpur yang menyahut sapa kebodohan
yang menjadi bumi pada kehidupan.
 
Mengubah peraturan itu semata prosedur,
harus berbusur sikap yang tajam, mampu 
menembusi segala bongkah persoalan, 
ia perlu subur.
 
Seperti sabar, kebenaran berpihak padanya
seperti berani, kemenangan tak berhutan dendamnya,
melawan kebiasaan melupakan kesesiaan.